SOAL AKPM /ASESMEN KOMPETENSI PENGAWAS MADRASAH. part 01

2 min read

UJIAN ASASMEN

 

1. Tujuan pembuatan laporan supervisi manajerial adalah:

  1. Sebagai bahan refleksi pengawas dalam pembuatan laporan ke dinas
  2. Memberikan gambaran mengenai keterlaksanaan setiap butir kegiatan yang menjadi tugas pokok
  3. Bagian dari proses penyusunan sasaran kinerja pengawas
  4. Sebagai bahan aktual dalam penyusunan penelitian tindakan sekolah binaan

2. Tugas pokok pengawas sekolah sebagaimana dituang-kan dalam Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No. 21 Tahun 2010 Tentang Jabatan fungsional pengawas sekolah dan angka kreditnya adalah:

  1. Melaksanakan pengawasan manajerial bagi penga-was satuan pendidikan
  2. Melaksanakan pengawasan akademik bagi penga-was sekolah rumpun mata pelajaran
  3. Melaksanakan pengawasan dan pelatihan kemam-puan profesional guru
  4. Menyusun karya tulis ilmiah dalam rangka memenuhi angka kredit

3. Organisasi profesi pengawas sekolah akan menunjang kemampuan profesional para anggotanya apabila:

  1. Menyusun berbagai instrumen pengawasan yang diperlukan anggotanya
  2. Menjalin hubungan dengan berbagai pihak untuk kemajuan organsasi
  3. Melakukan berbagai kegiatan di bidang kepengawasan
  4. Memiliki program peningkatan kompetensi pengawas sekolah

4. Pengertian supervisi pendidikan sebagai pengetahuan yang harus dikuasai pengawas sekolah adalah:

  1. Metode dan teknik pengawasan di sekolah
  2. Bantuan profesional kepada guru dan kepala sekolah
  3. Pemeriksaan dan pengontrolan tugas guru dan kepala sekolah
  4. Materi yang menunjang kompetensi pengawas sekolah

5. Manakah yang termasuk supervisi manajerial diantara pernyataan di bawah ini:

  1. Membina staf sekolah dalam penyelenggaraan pendidikan yang bermutu
  2. Membina guru dalam upaya mempertinggi mutu pembelajaran
  3. Bantuan profesional dalam melaksanakan administrasi dan pengelolaan sekolah
  4. Melatih guru, kepala sekolah dan dalam bidang inovasi pendidikan

6. Teknik supervisi yang tepat digunakan dalam meningkatkan kinerja sekolah adalah:

  1. Rapat dengan guru, kepala sekolah dan seluruh staf sekolah
  2. Kunjungan kelas untuk melihat proses belajar siswa
  3. Wawancara dengan berbagai pihak yang terkait dengan pendidikan
  4. Observasi guru mengajar di kelas

7. Supervisi manajerial terlihat dari kegiatan pengawas di bawah ini, kecuali:

  1. Mendampingi kepala sekolah dalam melaksanakan inovasi pendidikan
  2. Memantau kinerja kepala sekolah dalam malaksanakan administrasi sekolah
  3. Menilai kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas kerja guru dan staf sekolah
  4. Melaksanakan akreditasi sekolah

8. Permendiknas yang mengatur tentang Jabatan Fungsional Pengawas dan Angka Kreditnya adalah…

  1. Permendiknas No 19 tahun 2010
  2. Permendiknas No 20 tahun 2010
  3. Permendiknas No 21 tahun 2010
  4. Permendiknas No 22 tahun 2010

9. Sasaran binaan seorang pengawas sekolah untuk SD ..

  1. paling sedikit 10 sekolah binaan dan atau 60 orang guru
  2. paling sedikit 10 sekolah binaan dan atau 100 orang guru
  3. paling sedikit 8 sekolah binaan dan atau 60 orang guru
  4. paling sedikit 8 sekolah binaan dan atau 100 orang guru

10. Supervisi manajerial menitik beratkan pengamatan pada aspek

  1. pengelolaan dan administrasi sekolah yang berfungsi sebagai pendukung proses pembelajaran
  2. administrasi manajerial kepala sekolah
  3. administrasi pembelajaran guru
  4. program supervise manajerial kepala sekolah

11. Pembinaan pengelolaan sekolah tentang program jangka menengah atau renstra termasuk pengawasan ..

  1. supervisi akademik
  2. supervisi manajerial
  3. supervisi intensif
  4. supervisi kelembagaan

12. Instrumen manajerial minimal harus memenuhi kriteria :

  1. valid dan kontinuitas
  2. valid dan reliabel
  3. fleksibel dan kontinuitas
  4. fleksibel dan reliabel

13. Dalam melakukan supervisi akademik acuan yang paling relevan digunakan pengawas sekolah adalah:

  1. Standar kompetensi lulusan
  2. Standar isi
  3. Standar penilaian
  4. Standar proses

14. Visi sekolah sebaiknya dilengkapi dengan indikator dengan tujuan ……

  1. visi tidak ditafsirkan secara berbeda
  2. tujuan dapat dicapai dengan mudah
  3. misi dapat dilaksanakan sebaik-baiknya
  4. semua warga sekolah berpartisipasi aktif dalam pencapaian visi

15. Peraturan menteri nomor 19 mengamanatkan bahwa setiap lembaga pendidikan harus memenuhi standar pengelolaan pendidikan, yang salah satu di antaranya ialah bahwa sekolah harus memiliki visi yang salah satu tujuannya ialah agar sekolah……

  1. mampu mencapai standar internasional
  2. mampu mengembangkan kurikulum bertaraf internasional
  3. mampu meraih cita-cita bersama secara sistematis dan terrencana
  4. menjadi sekolah yang terkenal di lingkungannya

16. Suatu instrumen supervisi dikatakan memiliki reliabilitas yang baik apabila memperhatika tiga aspek yaitu :

  1. kelengkapan – kesinambungan dan kemantapan
  2. kelengkapan – kemantapan dan keterbacaan
  3. kemantapan – ketepatan dan homogenitas
  4. kemantapan – ketepatan dan validitas

17. Setiap warga sekolah wajib mengetahui dan memahami visi dan misi sekolah dengan tujuan……

  1. cita-cita sekolah dapat tercapai tepat waktu
  2. pencapaian nilai murni dapat dimaksimalkan
  3. siswa sukses dalam bidang akademik
  4. status sekolah mencapai taraf internasional

18. Di bawah ini adalah kegiatan pengawas sekolah dalam melaksanakan supervisi manajerial, kecuali:

  1. Memantau pelaksanaan delapan standar nasional pendidikan
  2. Menilai kinerja kepala sekolah dan staf sekolah
  3. Melatih kemampuan profesional tenaga administasi
  4. Melatih kemampuan profesional guru

19. Mutu penyelenggaraan pendidikan nasional dapat dilihat berdasarkan pelaksanaan delapan standar nasional pendidikan di setiap sekolah. Tugas yang harus dilakukan oleh pengawas sekolah sehubungan dengan delapan standar nasional di sekolah pendidikan adalah:

  1. Menilai kemampuan kepala sekolah dalam mengad-ministrasikan delapan standar nasional pendidikan di sekolahnya
  2. Membina guru agar dapat melaksanakan standar nasional pendidikan di sekolahnya.
  3. Memfasilitasi sarana dan prasana sekolah untuk menunjang pelaksanaan standar nasional pendi-dikan di sekolah binaan
  4. Memantau pelaksanaan delapan standar nasional pendidikan di sekolah binaan

20. Pengawas sekolah pada satuan pendidikan manapun di lingkungan pendidikan dasar dan menengah berkewa-jiban melaksanakan pengembangan kompetensi berke-lanjutan yang dapat dilakukan dengan cara:

  1. Mengikuti pelatihan kompetensi yang dilaksanakan oleh lembaga diklat seperti LPMP, P4TK
  2. Mengikuti kegiatan seminar yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi
  3. Menyelenggarakan lokakarya peningkatan kompe-tensi pengawas sekolah secara berkelanjutan
  4. Belajar sendiri berbagai imu pengetahuan dan tekno-logi yang menunjang kompetensi pengawas sekolah
5/5 - (1 vote)

Leave a Reply

Your email address will not be published.