Pembahasan Prediksi Soal AKG Kemenag 2020

14 min read

Menindaklanjuti surat edaran Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI (Dirjen Pendis) bernomor : B-1753/DJ.I/Dt.I.II/PP.OO/O8/2O2O Tertanggal 27 Agustus 2O2O bahwa Sasaran kegiatan Asesmen Kompetensi Guru, Kepala dan Pengawas Madrasah ini adalah semua guru, kepala dan pengawas madrasah pada semua jenjang; mulai jenjang MI, MTs, dan MA/MAK dengan rincian sebagai berikut : Guru MI : 182.125 Guru MTs : 12O.547 Guru MA : 54.873 Kepala Madrasah : 82.27O Pengawas Madrasah : 3.659

Gurudanmurid.com mencoba menghadirkan contoh contoh soal sebagai bahan latihan sebagai berikut :

SOAL ASESMEN KOMPETENSI GURU MADRASAH

  1. Tujuan pembuatan laporan supervisi manajerial adalah:
    1. Sebagai bahan refleksi pengawas dalam pembuatan laporan ke dinas
    2. Memberikan gambaran mengenai keterlaksanaan setiap butir kegiatan yang menjadi tugas pokok
    3. Bagian dari proses penyusunan sasaran kinerja pengawas
    4. Sebagai bahan aktual dalam penyusunan penelitian tindakan sekolah binaan

  1. Yang tidak termasuk kerangka laporan pelaksanaan program supervisi manajerial adalah:
    1. Halaman Pengesahan
    2. Kerangka piker pemecahan masalah
    3. P e n d e k a t a n     dan   m e t o d e
    4. Rekomendasi Supervisi

  1. Organisasi profesi pengawas sekolah akan menunjang kemampuan profesional para anggotanya apabila:

  1. Menyusun berbagai instrumen pengawasan yang diperlukan anggotanya
  2. Menjalin hubungan dengan berbagai pihak untuk kemajuan organsasi
  3. Melakukan berbagai kegiatan di bidang kepengawasan
  4. Memiliki program peningkatan kompetensi pengawas sekolah

  1. Pengertian supervisi pendidikan sebagai pengetahuan yang harus dikuasai pengawas sekolah adalah:
    1. Metode dan teknik pengawasan di sekolah
    2. Bantuan profesional kepada guru dan kepala sekolah
    3. Pemeriksaan dan pengontrolan tugas guru dan kepala sekolah
    4. Materi yang menunjang kompetensi pengawas sekolah

  1. Manakah yang termasuk supervisi manajerial diantara pernyataan di bawah ini:

  1. Membina staf sekolah dalam penyelenggaraan pendidikan yang bermutu
  2. Membina guru dalam upaya mempertinggi mutu pembelajaran
  3. Bantuan profesional dalam melaksanakan administrasi dan pengelolaan sekolah
  4. Melatih guru, kepala sekolah dan dalam bidang inovasi pendidikan

  1. Teknik supervisi yang tepat digunakan dalam meningkatkan kinerja sekolah adalah:

  1. Rapat dengan guru, kepala sekolah dan seluruh staf sekolah
  2. Kunjungan kelas untuk melihat proses belajar siswa
  3. Wawancara dengan berbagai pihak yang terkait dengan pendidikan
  4. Observasi guru mengajar di kelas

  1. Supervisi manajerial terlihat dari kegiatan pengawas di bawah ini, kecuali:
    1. Mendampingi kepala sekolah dalam melaksanakan inovasi pendidikan
    2. Memantau kinerja kepala sekolah dalam malaksanakan administrasi sekolah
    3. Menilai kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas kerja guru dan staf sekolah
    4. Melaksanakan akreditasi sekolah

  1. Permendiknas yang mengatur tentang Jabatan Fungsional Pengawas dan Angka Kreditnya adalah…
    1. Permendiknas No 19 tahun 2010
    2. Permendiknas No 20 tahun 2010
    3. Permendiknas No 21 tahun 2010
    4. Permendiknas No 22 tahun 2010

  1. Sasaran binaan seorang pengawas sekolah untuk SD ..
    1. paling sedikit 10 sekolah binaan dan atau 60 orang guru
    2. paling sedikit 10 sekolah binaan dan atau 100 orang guru
    3. paling sedikit 8 sekolah binaan dan atau 60 orang guru
    4. paling sedikit 8 sekolah binaan dan atau 100 orang guru

  1. Supervisi manajerial menitik beratkan pengamatan pada aspek
    1. pengelolaan dan administrasi sekolah yang berfungsi sebagai pendukung proses pembelajaran
    2. administrasi manajerial kepala sekolah
    3. administrasi pembelajaran guru
    4. program supervise manajerial kepala sekolah

  1. Pembinaan pengelolaan sekolah tentang program jangka menengah atau renstra termasuk pengawasan ..
    1. supervisi akademik
    2. supervisi manajerial
    3. supervisi intensif
    4. supervisi kelembagaan

  1. Instrumen manajerial minimal harus memenuhi kriteria :
    1. valid dan kontinuitas
    2. valid dan reliabel
    3. fleksibel dan kontinuitas
    4. fleksibel dan reliabel

  1. Dalam melakukan supervisi akademik acuan yang paling relevan digunakan pengawas sekolah adalah:
    1. Standar kompetensi lulusan
    2. Standar isi
    3. Standar penilaian
    4. Standar proses

  1. Visi sekolah sebaiknya dilengkapi dengan indikator dengan tujuan ……
    1. visi tidak ditafsirkan secara berbeda
    2. tujuan dapat dicapai dengan mudah
    3. misi dapat dilaksanakan sebaik-baiknya
    4. semua warga sekolah berpartisipasi aktif dalam pencapaian visi

  1. Peraturan menteri nomor 19 mengamanatkan bahwa setiap lembaga pendidikan harus memenuhi standar pengelolaan pendidikan, yang salah satu di antaranya ialah bahwa sekolah harus memiliki visi yang salah satu tujuannya ialah agar sekolah……
    1. mampu mencapai standar internasional
    2. mampu mengembangkan kurikulum bertaraf internasional
    3. mampu meraih cita-cita bersama secara sistematis dan terrencana
    4. menjadi sekolah yang terkenal di lingkungannya

  1. Suatu instrumen supervisi dikatakan memiliki reliabilitas yang baik apabila memperhatika tiga aspek yaitu :
    1. kelengkapan – kesinambungan dan kemantapan
    2. kelengkapan – kemantapan dan keterbacaan
    3. kemantapan – ketepatan dan homogenitas
    4. kemantapan – ketepatan dan validitas

  1. Setiap warga sekolah wajib mengetahui dan memahami visi dan misi sekolah dengan tujuan……
    1. cita-cita sekolah dapat tercapai tepat waktu
    2. pencapaian nilai murni dapat dimaksimalkan
    3. siswa sukses dalam bidang akademik
    4. status sekolah mencapai taraf internasional

  1. Di bawah ini adalah kegiatan pengawas sekolah dalam melaksanakan supervisi manajerial, kecuali:
    1. Memantau pelaksanaan delapan standar nasional pendidikan
    2. Menilai kinerja kepala sekolah dan staf sekolah
    3. Melatih kemampuan profesional tenaga administasi
    4. Melatih kemampuan profesional guru

  1. Mutu penyelenggaraan pendidikan nasional dapat dilihat berdasarkan pelaksanaan delapan standar nasional pendidikan di setiap sekolah. Tugas yang harus dilakukan oleh pengawas sekolah sehubungan dengan delapan standar nasional di sekolah pendidikan adalah:
    1. Menilai kemampuan kepala sekolah dalam mengad-ministrasikan delapan standar nasional pendidikan di sekolahnya
    2. Membina guru agar dapat melaksanakan standar nasional pendidikan di sekolahnya.
    3. Memfasilitasi sarana dan prasana sekolah untuk menunjang pelaksanaan standar nasional pendi-dikan di sekolah binaan
    4. Memantau pelaksanaan delapan standar nasional pendidikan di sekolah binaan

  1. Pengawas sekolah pada satuan pendidikan manapun di lingkungan pendidikan dasar dan menengah berkewa-jiban melaksanakan pengembangan kompetensi berke-lanjutan yang dapat dilakukan dengan cara:
    1. Mengikuti pelatihan kompetensi yang dilaksanakan oleh lembaga diklat seperti LPMP, P4TK
    2. Mengikuti kegiatan seminar yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi
    3. Menyelenggarakan lokakarya peningkatan kompe-tensi pengawas sekolah secara berkelanjutan
    4. Belajar sendiri berbagai imu pengetahuan dan tekno-logi yang menunjang kompetensi pengawas sekolah

  1. Kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kemam-puan profesional guru adalah sertifikasi pendidik melalui PLPG di lembaga pendidikan tenaga kependidikan. Tugas pengawas sekolah selanjutnya terhadap guru yang bersertifikat adalah:
    1. Membina guru agar mempraktekan materi pelatihan yang diperoleh di PLPG
    2. Meminta kepala sekolah untuk menilai kemampuan guru melaksanakan pembelajaran
    3. Memantau pelaksanaan tugas pokok dan tanggung jawabnya sebagai guru profesional
    4. Meningkatkan disiplin dan kinerja guru dalam melaksanakan tugas pokoknya

  1. Pengawas sekolah berkewajiban melihat kelebihan dan kekurangan pelaksanaan delapan standar nasional pendidikan pada sekolah Untuk itu, upaya yang harus dilakukan pengawas sekolah adalah :
    1. Mendorong sekolah melakukan akreditasi sekolah
    2. Menilai kinerja sekolah
  2. Mendorong kepala sekolah melakukan evaluasi diri sekolah
  3. Menilai fasilitas sekolah yang mendukung pelaksa-naan standar nasional pendidikan

  1. Tugas pokok pengawas sekolah sebagaimana dituang-kan dalam Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No. 21 Tahun 2010 Tentang Jabatan fungsional pengawas sekolah dan angka kreditnya adalah:
    1. Melaksanakan pengawasan manajerial bagi penga-was satuan pendidikan
    2. Melaksanakan pengawasan akademik bagi penga-was sekolah rumpun mata pelajaran
    3. Melaksanakan pengawasan dan pelatihan kemam-puan profesional guru
    4. Menyusun karya tulis ilmiah dalam rangka memenuhi angka kredit

  1. Peran pengawas sekolah sebagai anggota organsasi profesi (Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia) dapat ditingkatkan dengan cara:
    1. Memberikan bantuan tenaga dan dana untuk kelangsungan organisasi
    2. Tercatat sebagai pengurus organisasi
  2. Memberikan ide-ide pembaharuan aktivitas organi-sasi di bidang kepengawasan
  3. Aktif pada setiap kegiatan yang dilaksanakan orga-nisasi profesi

  1. Keterampilan yang harus dikuasai pengawas sekolah agar dapat menjalin hubungan dengan berbagi pihak adalah:
    1. Teknik berkomunikasi
    2. Teknik berkolaborasi
    3. Teknik bernegoisasi
    4. Teknik berkooperasi

  1. Salah satu indikator keberhasilan pengawas sekolah dalam membina hubungan dengan stakeholders pendi-dikan adalah:
    1. Dapat meyakinkan orang
    2. Kehadirannya di sekolah senantiasa dinantikan oleh guru dan kepala sekolah.
    3. Apa yang disampaikan pengawas sekolah sangat berati bagi guru dan kepala sekolah
    4. Penampilan pengawas sekolah menarik perhatian guru dan kepala sekolah

  1. Bidang ipteks yang harus dikuasai pengawas sekolah agar dapat menunjang kompetensi sosial adalah:
    1. Psikologi sosial
    2. Sosiologi Pendidikan
    3. Teknologi Informasi dan Komunikasi
    4. Manajemen Sumber Daya Manusia

  1. Organisasi profesi pengawas sekolah akan menunjang kemampuan profesional para anggotanya apabila:
    1. Menyusun berbagai instrumen pengawasan yang diperlukan anggotanya
    2. Menjalin hubungan dengan berbagai pihak untuk kemajuan organsasi
  2. Melakukan berbagai kegiatan di bidang kepenga-wasan
  3. Memiliki program peningkatan kompetensi penga-was sekolah

  1. Pengertian supervisi pendidikan sebagai pengetahuan yang harus dikuasai pengawas sekolah adalah:
    1. Metode dan teknik pengawasan di sekolah
    2. Bantuan profesional kepada guru dan kepala sekolah
    3. Pemeriksaan dan pengontrolan tugas guru dan kepala sekolah
    4. Materi yang menunjang kompetensi pengawas sekolah

  1. Manakah yang termasuk supervisi manajerial diantara pernyataan di bawah ini:
    1. Membina staf sekolah dalam penyelenggaraan pendidikan yang bermutu
    2. Membina guru dalam upaya mempertinggi mutu pembelajaran
    3. Bantuan profesional dalam melaksanakan adminis-trasi dan pengelolaan sekolah
    4. Melatih guru, kepala sekolah dan dalam bidang inovasi pendidikan

  1. Teknik supervisi yang tepat digunakan dalam meningkatkan kinerja sekolah adalah:
    1. Rapat dengan guru, kepala sekolah dan seluruh staf sekolah
    2. Kunjungan kelas untuk melihat proses belajar siswa
    3. Wawancara dengan berbagai pihak yang terkait dengan pendidikan
    4. Observasi guru mengajar di kelas

  1. Supervisi manajerial terlihat dari kegiatan pengawas di bawah ini, kecuali:
    1. Mendampingi kepala sekolah dalam melaksanakan inovasi pendidikan
    2. Memantau kinerja kepala sekolah dalam malaksanakan administrasi

sekolah

  1. Menilai kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas kerja guru dan staf sekolah
  2. Melaksanakan akreditasi sekolah

  1. Belum optimalnya kinerja guru memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan

belajar di sekolah berkaitan dengan kemampuan kepala sekolah dalam memenuhi:

  1. Standar isi dan kompetensi lulusan
  2. Standar proses
  1. Standar sarana dan prasarana
  2. Standar penilaian pendidikan

  1. Di bawah ini adalah kegiatan pengawas sekolah dalam melaksanakan supervisi manajerial, kecuali:
    1. Memantau pelaksanaan delapan standar nasional pendidikan
    2. Menilai kinerja kepala sekolah dan staf sekolah
    3. Melatih kemampuan profesional tenaga administasi
    4. Melatih kemampuan profesional guru

  1. Salah satu indikator dari keberhasilan tugas pengawas sekolah adalah:
    1. Meningkatnya jumlah guru yang berpendidikan sarjana di sekolah binaan
    2. Meningkatnya kompetensi kepala sekolah yang dibinanya
  2. Meningkatnya mutu pendidikan pada sekolah binaannya
  3. Meningkatnya inovasi pendidikan yang dilaksa-nakan di sekolah binaan

  1. Salah satu kebijakan pendidikan dalam rangka menca-pai efisiensi, efektivitas dan akuntabilitas pendidikan adalah diberlakukannya:
    1. Sistem penjaminan mutu pendidikan
    2. Evaluasi diri sekolah
  2. Manajamen pendidikan berbasis sekolah
  3. Pengembangan kompetensi berkelanjutan

  1. Di bawah ini adalah beberapa ciri sekolah yang telah melaksanakan pengelolaan pendidikan dengan model manajemen berbasis sekolah, kecuali:
    1. Sekolah memiliki visi misi dan tujuan yang jelas
    2. Sekolah memiliki rencana kerja jangka menengah
    3. Sekolah memilki program pengawasan dan evaluasi
    4. Sekolah memiliki struktur organsasi yang kuat dan kompak

  1. Kompetensi supervisi manajerial yang harus dikuasai pengawas sekolah salah satunya adalah mampu;
    1. Menyusun metode kerja dan instrumen yang diperlukan untuk melaksanakan pengawasan
    2. Menguasai pengetahuan tentang kependidikan dan aplikasinya dalam mengelola satuan
    3. Mampu memotivasi guru, kepala sekolah dan staf sekolah agar dapat melaksanakan tugas
    4. Memantau pelaksanaan kurikulum dan pembela-jaran berdasarkan standar isi dan standar proses

  1. Di bawah ini adalah kompetensi supervisi akademik yang harus dikuasai pengawas sekolah, kecuali:
    1. Menguasai konsep, prinsip dan teori tentang pembelajaran/
    2. Menguasai konsep, prinsip dan teori tentang penilaian pendidikan.
    3. Membimbng guru dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk
    4. Membimbing guru dalam memilih dan menggu-nakan strategi pembelajaran

  1. Di bawah ini adalah beberapa ciri sekolah yang telah melaksanakan pengelolaan pendidikan dengan model manajemen berbasis sekolah, kecuali:
    1. Sekolah memiliki visi misi dan tujuan yang jelas
    2. Sekolah memiliki rencana kerja jangka menengah
    3. Sekolah memilki program pengawasan dan evaluasi
    4. Sekolah memiliki struktur organisasi yang kuat dan kompak

  1. Dalam melakukan supervisi akademik acuan yang paling relevan digunakan pengawas sekolah adalah:
    1. Standar kompetensi lulusan
    2. Standar isi
    3. Standar pen ilaian
    4. Standar proses

  1. Silabus dan RPP sama-sama sebagai rencana proses pembelajaran, perbedaannya adalah sebagai berikut:
    1. Silabus berisi kompetensi dasar sedangkan rpp mengarahkan kegiatan belajar untuk mencapai kompetensi dasar
    2. Silabus bersumber dari standar isi dan standar lulusan, sedangkan RPP bersumber dari standar kompetensi lulusan
    3. RPP dibuat oleh setiap guru, sedangkan silabus dibuat oleh tim guru
    4. RPP dan silabus keduanya disusun oleh setiap satuan pendidikan.

  1. Salah satu prinsip dalam penyusunan rencana pelaksa-naan pembelajaran (RPP) adalah
    1. Materi atau bahan ajar berbasis kompetensi
    2. Pembelajaran dirancang dengan berpusat pada peserta didik
    3. RPP bersumber dari silabus
    4. Alokasi waktu sesuai dengan jadwal pada setiap satuan pendidikan

  1. Standar proses menetapkan bahwa untuk satu rombongan belajar dalam pelaksanaan pembelajaran di SMA sebanyak peserta
a. 28
b. 30
c. 36
d. 34
  1. Tujuan pembelajaran yang menggambarkan proses dan hasil belajar yang diharapkan dicapai oleh peserta didik sesuai dengan kompetensinya dimuat dalam:
  2. Silabus
  3. RPP
  4. Silabus dan RPP
  5. SKL
  6. Supervisi pembelajaran dilaksanakan oleh pengawas sekolah melalui kegiatan
    1. Pemantauan proses pembelajaran pada tahap pelaksanaan pembelajaran
    2. Pemantauan proses pembelajaran pada tahap perencanaan dan

pelaksanaan pembelajaran

  1. Pemantauan proses pembelajaran pada tahap pelaksanaan dan penilaian hasil pembelajaran
  2. Pemantauan proses pembelajaran pada tahap peren- canaan, pelaksanaan dan penilaian hasil

  1. Bidang ilmu dan teknologi yang harus dikuasai pengawas sekolah untuk dapat melaksanakan supervisi akademik adalah;
    1. Administrasi kurikuum
    2. Manajemen pendidikan
    3. Teknologi pembelajaran
    4. Bimbingan Konseling

  1. Pengembangan keprofesian berkelanjutan guru menjadi salah satu tugas pengawas sekolah yang dapat dilakukan melalui;
    1. Pelatihan kompetensi guru
    2. Pelatihan guru dalam strategi pembelajaran
    3. Pelatihan guru dalam penyusunan silabus dan RPP
    4. Pelatihan guru dalam pengelolaan pembelajaran

  1. Dalam mengunakan media dan alat bantu mengajar, guru sebaiknya memperhatikan beberapa faktor di bawah ini, kecuali satu yakni;:
    1. Metode mengajar yang digunakan guru
    2. Karakteristik bahan ajar
    3. Waktu yang tersedia untuk kegiatan pembelajaran
    4. Buku sumber yang digunakan dalam pembelajaran

  1. Faktor yang penting dipertimbangkan guru dalam melaksanakan diskusi pemecahan masalah proses pembelajaran adalah:
    1. Waktu yang tersedia untuk melaksanakan diskusi
    2. Rumusan masalah yang harus didiskusikan
    3. Jumlah peserta didik yang mengikti pembelajaran
    4. Motivasi belajar siswa

  1. Hal yang harus dikuasai pengawas dalam membina guru agar mampu melaksanakan proses pembelajaran adalah:
    1. Strategi pembelajaran yang efektif
    2. Berbagai inovasi pembelajaran
    3. Penguasaan guru tentang bahan ajar
    4. Teknik penilaian dalam pembelajaran

  1. Pengetahuan yang harus dikuasai pengawas agar dapat membina guru dalam mengembangkan media dan alat bantu pembelajaran adalah:
    1. Manfaat media dan alat bantu pembelajaran
    2. Pengggunaan media dan alat bantu pembelajaran
    3. Jenis dan model-model media pembelajaran
    4. Karakteristik perkembangan peserta didik

  1. Kemampuan yang paling penting dimiliki guru tentang media dan alat bantu pembelajaran adalah:
    1. Memilih bahan untuk membuat media/alat bantu
    2. Membuat media dan alat bantu sederhana
    3. Menggunakan media dan alat bantu
    4. Merawat media dan alat bantu

  1. Keterampilan guru dalam menulis butir soal sebagai alat untuk mengukur hasil belajar peserta didik dapat diketahui pengawas sekolah melalui kegiatan:
    1. Pertemuan dengan guru membahas cara membuat butir soal
    2. Kunjungan kelas melihat bagaimana guru menga-jukan pertanyaan
    3. Diskusi dengan guru tentang penilaian hasil belajar siswa
    4. Pendampingan guru dalam menyusun butir soal

  1. Tindakan yang paling tepat dilakukan pada saat siswa mengalami kesulitan memahami pelajaran yang sedang diajarkan adalah:
    1. Mengulang kembali bahan yang diajarkan
    2. Memberikan tugas agar siswa mempelajari bahan yang belum dipahami
    3. Memberikan buku sumber untuk dipelajari siswa
    4. Membantu setiap siswa yang mengalami kesulitan

  1. Langkah pertama yang harus dilakukan guru BK dalam melaksanakan tugasnya sebagai guru pembimbing adalah;
    1. Menemukenali berbagai masalah yang dihadapi siswa
    2. Membedakan siswa yang bermasalah dengan yang tidak bermasalah
    3. Memberikan saran pemecahan masalah pada siswa
    4. Menetapkan teknik bimbingan yang paling sesuai

  1. Untuk menentukan tindak lanjut pembelajaran, tindakan yang perlu dilakukan guru adalah;
    1. Menilai tingkat pencapaian hasil belajar siswa
    2. Menambah bahan pelajaran baru
  2. Mengetahui jumlah siswa yang tidak akan mengikuti program tindak lanjut
  3. Memilih waktu yang tepat untuk melaksanakan program tindak lanjut

  1. Bila anda sebagai guru menemukan peserta didik mengalami kesulitan memahami materi pelajaran yang diberikan, tindakan apa yang akan dilakukan

  1. Memindahkan tempat duduk peserta didik ke meja yang paling depan
  2. Mengulangi penjelasan bahan ajar kepada seluruh peserta didik
  3. Memberikan bantuan belajar kepada peserta didik yang bersangkutan
  4. Menugaskan seluruh peserta didik membaca buku sumber

  1. Sebelum guru menyusun soal-soal untuk menilai hasil belajar peserta didik, manakah yang pertama kali harus dipelajari:
    1. Buku sumber yang digunakan
    2. Kurikulum dan silabus
    3. Indikator pencapaian kompetensi
    4. Kemampuan awal siswa

  1. Salah satu prinsip dalam penilaian hasil belajar peserta didik adalah penilaian harus terpadu artinya:
    1. penilaian berdasarkan data yang mencerminkan kemampuan yang harus diukur
    2. penilaian merupakan bagian yang tak terpisahkan dari

kegiatan pembelajaran

  1. penilian berdasarkan kriteria yang jelas tentang kompetensi yang harus dicapai
  2. penilaian harus berkesinambungan oleh pendidik untuk semua aspek kompetensi

  1. Instrumen penilaian hasil belajar yang digunakan pendidik harus memenuhi persayaratan berikut, kecuali:
    1. Konstruksi butir soal memenuhi persayaratan yang sesuai dengan bentuk tes yang digunakan
    2. Substansi yang diukur mempresentasiukan kompetensi yang dinilai
    3. Bahasa yang digunakan komukinatif sesuai dengan taraf perkembangan peserta didik
    4. Digunakan untuk ulangan tengah semester dan ulangan akhir semester

  1. Kriteria ketuntasan minimal (KKM) merupakan kriteria ketuntasan belajar yang ditentukan oleh sekolah, pada prinsipnya merupakan:
    1. Nilai batas ambang kompetensi
    2. Nilai minimal yang dicapai peserta didik
    3. Nilai maksimal yang dicapai peserta didik
    4. Nilai batas ambang kelulusan ujian sekolah

  1. Penilaian hasil belajar peserta didik yang dilaksanakan oleh pendidik pada setiap proses pembelajaran dikatakan:
    1. Penilaian diagnostik
    2. Penilaian formatif
    3. Penilaian sumatif
    4. Penilaian

  1. Untuk mengetahui prestasi belajar yang dicapai oleh semua peserta didik pada satu rombongan belajar dapat dilakukan dengan menghitung nilai;
    1. Mean
    2. Modus
    3. Median
    4. Simpangan baku

  1. Kegiatan yang harus dilakukan pengawas dalam membina guru agar terampil menilai hasil belajar siswa adalah:
    1. Menunjukkan kesalahan guru dalam membuat soal
    2. Mengkaji soal-soal yang dibuat guru dan mendis-kusikannya dengan guru
    3. Menganalisis hasil belajar siswa dan menyampaikannya kepada guru
    4. Memahami teknik penilaian dan mendiskusikannya dengan guru

  1. Apa yang paling tepat dilakukan guru, jika seorang peserta didik tidak memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan ?
    1. Menunjuk peserta didik lain untuk menjawab pertanyaan tersebut
    2. Memberikan kritik agar peserta didik berusaha menjawab walaupun salah
    3. Menyederhanakan isi pertanyaan agar mudah dipahami peserta didik
    4. Menjawab sendiri pertanyaan

  1. Standar penilaian pendidikan merupakan acuan bagi guru dalam melaksanakan
    1. Penilaian hasil belajar peserta didik
    2. Penilaian proses pembelajaran yang dilakukan guru
    3. Penilaian silabus dan RPP
    4. Penilaian standar kompetensi lulusan

  1. Instrumen yang digunakan untuk menilai perilaku guru dalam melaksanakan pembelajaran adalah:
    1. Pedoman observasi
    2. Kuesioner
    3. Pedoman wawancara
    4. Tes hasil belajar

  1. Kuesioner yang digunakan untuk mengungkap pelaksanaan tugas pokok dan fungsi kepala sekolah dalam mengelola pendidikan sebaiknya diisi oleh:
    1. Kepala sekolah yang bersangkutan
    2. Guru-guru yang mengajar di sekolahnya
    3. Komite sekolah dan orang tua siswa

d,      Kepala sekolah, guru dan staf sekolah

  1. Kepada anda diberikan skor hasil tes Bahasa Inggris siswa SMP kelas III. Anda ingi mengetahui tingkat penguasaan bahasa Inggris pada kelas tersebut. Apa yang harus dilakukan dari data skor tersebut :
    1. Melihat skor terendah dan tertinggi
    2. Menghitung berapa orang siswa yang memiliki skor tertinggi
    3. Menghitung rata-rata skor dari semua siswa
    4. Melihat skor yang paling banyak diperoleh siswa

  1. Di antara pernyataan di bawah ini manakah yang paling mendekati dengan arti dari daya pembeda dalam analisisi butir soal :
    1. Soal dapat membedakan jawaban setiap siswa
    2. Siswa menjawab setiap soal berbeda satu sama lain
    3. Soal dapat membedakan anak cerdas dengan anak kurang cerdas
    4. Siswa memperoleh soal yang berbeda-beda

  1. Menurut kepala sekolah hasil belajar siswa dalam mata pelajaran matematika sangat heterogen. Setelah meminta hasil ulangan matematika kepada gurunya ternyata hampir semua siswa memperoleh nilai yang sama. Kesimpulan yang ditarik dari hasil ulangan tersebut adalah :
    1. Kepala sekolah memberikan informasi hasil belajar matematika yang keliru
    2. Guru matematika tidak profesional melaksanakan pembelajaran
    3. Siswa belajar matematika selalu bersama-sama
    4. Tes matematika yang dibuat guru terlalu sukar bagi para siswa

  1. Komponen yang harus ada dalam kisi-kisi penulisan butir soal adalah:
    1. Kunci jawaban pertanyaan
    2. Jenis tes dan materi yang diujikan
    3. Lamanya waktu pengerjaan soal
    4. Petunjuk pengerjaan soal

  1. Langkah pertama yang harus dilakukan dalam melaksanakan penelitian sebagai metode ilmiah adalah menentukan masalah penelitian yang pada umunya dirumuskan dalam bentuk;
    1. Latar belakang masaah penelitian
    2. Hipotesis penelitian
    3. Pertanyaan peneltian
    4. Identifikasi masalah

  1. Keterampilan guru dalam melaksanakan penelitian tindakan kelas (PTK) ditingkatkan oleh pengawas sekolah melalui kegiatan:
    1. Seminar sehari tenang penelitian tindakan kelas
    2. Memberikan buku metode penelitian tindakan kelas kepada guru
    3. Pendampingan guru dalam merencanakan dan melaksanakan PTK
    4. Lokakarya menyusun proposal PTK

  1. Diantara topik di bawah ini manakah yang tidak layak dijadikan topik penelitian bagi pengawas sekolah;
    1. Model-model pengawasan akademik untuk mening-katkan kompetensi guru
    2. Strategi pengawasan manajerial untuk meningkat-kan kinerja sekolah
    3. Model-model pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa
    4. Metode dan teknik supervisi klinis untuk mening-katkan kualitas pembelajaran

  1. Subyek penelitian yang paling tepat untuk penelitian tindakan kepengawasan adalah :
    1. Peserta didik
    2. Guru dan kepala sekolah
    3. Pejabat dinas pendidikan
    4. Orang tua dan masyarakat

  1. Yang dimaksud dengan masalah dalam penelitian sebagai metode ilmah adalah;
    1. Gejala yang akan diteliti
    2. Kesenjangan antara harapan dengan kenyataan
    3. Segala sesuatu yang harus dipecahkan
    4. Sesuatu yang menarik perhatian peneliti

  1. Dari pertanyaan penelitian di bawah ini, manakah yang termasuk pertanyaan deskriptif:
    1. Bagaimana kinerja guru IPS di SMA?
    2. Adakah perbedaan kinerja guru SMK dengan guru SMA?
    3. Apakah terdapat hubungan antara kinerja guru dengan motivasi belajar siswa ?
    4. Sejauhmana pengaruh kinerja guru terhadap hasil belajar siswa?

  1. Manakah yang tidak termasuk jenis tindakan dalam penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan guru
    1. Penggunaan strategi pembelajaran
    2. Pengelolaan kelas
    3. Pencapaian hasil belajar peserta didik
    4. Penggunaan media dan alat bantu pembelajaran

  1. Penelitian tindakan bisa digunakan oleh pendidik dan tenaga kependidikan dengan tujuan
    1. Memperbaiki metode kerja bagi pelaku tindakan
    2. Menemukan teori-teori keilmuan bagi pelaku tindakan
    3. Mendeskripsikan jenis tindakan
    4. Menguji hipotesis penelitian

  1. Salah satu kriteria keberhasilan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan guru dapat dilihat dari:
    1. Perolehan hasil belajar peserta didik pada setiap siklus tindakan
    2. Kepuasan guru dalam melaksanakan jenis tindakan pada setiap siklus tindakan
    3. Hasil belajar peserta didik pada siklus kedua lebih tinggi dari siklus pertama
    4. Keberhasilan belajar peserta didik pada setiap siklus tindkan

  1. Komponen terpenting yang harus terdapat dalam proposal penelitian adalah jawaban atas pertanyaan sebagai berikut ?
    1. Siapa yang akan mendanai penelitian?
    2. Siapa saja yang akan dilibatkan dalam penelitian?
    3. Bagaimana melaksanakan penelitian ? d. Berapa lama penelitian dilaksanakan?

  1. Masalah yang diangkat untuk diteliti dalam penelitin tindakan kelas bersumber dari’
    1. Pengalaman guru dalam melaksanakan pembelajaran
    2. Pengalaman peserta didik dalam mengikuti pembelajaran
    3. Kasus-kasus tertentu yang dialami peserta didik
    4. Lingkungan belajar yang mempengaruhi proses pembelajaran

  1. Penelitian tindakan kepengawasan yang dilaksanakan oleh pengawas sekolah bertujuan untuk;
    1. Memperbaiki dan atau menemukan metode/teknik pengawasan
    2. Memperbaiki kualitas guru dalam melaksanakan pembelajaran
    3. Meningkatkan kemampuan profesional pendidik dan tenaga kependidikan
    4. Mempebaiki dan meningkatkan kinerja sekolah

  1. Statistika yang digunakan dalam menganalisis data yang diperoleh dari penelitian tindakan adalah :
    1. Statistik deskriptif
    2. Statistik inferrensial
    3. Statistik analitik
    4. Statistik parametrik

  1. Penelitian tindakan kolaboratif adalah penelitian tindakan yang dilakukan bersama oleh beberapa pelaku tindakan yakni :
    1. Dua-tiga orang guru di satu sekolah
    2. Guru satu sekolah dengan guru dari sekolah lain
    3. Guru besama dosen dari lembaga pendidikan tinggi keguruan
    4. Siapa saja yang menaruh poerhatian terhadap peneli-tian tindakan

  1. Jika dua orang membuat karya tulis utama, maka pembagian angka kreditnya adalah…
    1. penulis utama dan kedua sama-sama mendapatkan 50%
    2. penulis utama 60 % dan penulis  kedua 40%
    3. penulis utama 70 % dan penulis kedua 30%
    4. penulis utama 75% dan penulis kedua 25%

  1. Jika Anda memiliki pangkat IV/c, maka disebut ..
    1. Muda
    2. Madya
    3. Utama
    4. Pembina

  1. Berdasarkan jangka waktunya atau periode kerjanya, program pengawasan sekolah terdiri atas:
    1. program pengawasan tahunan dan pengawasan semester
    2. program pengawasan tahunan dan pengawasan tengah semester
    3. program pengawasan tahunan dan pengawasan bulanan
    4. program pengawasan jangka panjang dan pengawasan jangka pendek

  1. Kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kemampuan profesional guru adalah sertifikasi pendidik melalui PLPG di lembaga pendidikan tenaga kependidikan. Tugas pengawas sekolah selanjutnya terhadap guru yang bersertifikat adalah:
    1. Membina guru agar mempraktikkan materi pelatihan yang diperoleh di PLPG
    2. Meminta kepala sekolah untuk menilai kemampuan guru melaksanakan pembelajaran
    3. Memantau pelaksanaan tugas pokok dan tanggung jawabnya sebagai guru profesional
    4. Meningkatkan disiplin dan kinerja guru dalam melaksanakan tugas pokoknya

  1. Pengawas sekolah berkewajiban melihat kelebihan dan kekurangan pelaksanaan delapan standar nasional pendidikan pada sekolah binaannya. Untuk itu, upaya yang harus dilakukan pengawas sekolah adalah :
  2. Mendorong sekolah melakukan akreditasi sekolah
  3. Menilai kinerja sekolah
  4. Mendorong kepala sekolah melakukan evaluasi diri sekolah
  5. Menilai fasilitas sekolah yang mendukung pelaksa-naan standar nasional pendidikan

  1. Tugas pokok pengawas sekolah sebagaimana dituangkan dalam Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No. 21 Tahun 2010 Tentang Jabatan fungsional pengawas sekolah dan angka kreditnya adalah:
    1. Melaksanakan pengawasan manajerial bagi pengawas satuan pendidikan
  2. Melaksanakan pengawasan akademik bagi pengawas sekolah rumpun mata pelajaran
  3. Melaksanakan pengawasan dan pelatihan kemampuan profesional guru
  4. Menyusun karya tulis ilmiah dalam rangka memenuhi angka kredit

  1. Peran pengawas sekolah sebagai anggota organisasi profesi (Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia) dapat ditingkatkan dengan cara:
    1. Memberikan bantuan tenaga dan dana untuk kelangsungan organisasi
    2. Tercatat sebagai pengurus organisasi
  2. Memberikan ide-ide pembaharuan aktivitas organisasi di bidang kepengawasan
  3. Aktif pada setiap kegiatan yang dilaksanakan organisasi profesi

  1. Keterampilan yang harus dikuasai pengawas sekolah agar dapat menjalin hubungan dengan berbagi pihak adalah:
    1. Teknik berkomunikasi
    2. Teknik berkolaborasi
    3. Teknik bernegoisasi
    4. Teknik berkooperasi

  1. Kegiatan yang bertujuan untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan penyelenggaraan sekolah apakah sudah sesuai rencana atau belum disebut…
    1. monitoring
    2. evaluasi
    3. inspeksi sekolah
    4. bimtek

  1. Pengembangan keprofesian berkelanjutan guru menjadi salah satu tugas pengawas sekolah yang dapat dilakukan melalui;
    1. Pelatihan kompetensi guru
    2. Pelatihan guru dalam strategi pembelajaran
    3. Pelatihan guru dalam penyusunan silabus dan RPP
    4. Pelatihan guru dalam pengelolaan pembelajaran

  1. Kemampuan yang paling penting dimiliki guru tentang media dan alat bantu pembelajaran adalah:
    1. Memilih bahan untuk membuat media/alat bantu
    2. Membuat media dan alat bantu sederhana
    3. Menggunakan media dan alat bantu
    4. Merawat media dan alat bantu

  1. Keterampilan guru dalam menulis butir soal sebagai alat untuk mengukur hasil belajar peserta didik dapat diketahui pengawas sekolah melalui kegiatan:
    1. Pertemuan dengan guru membahas cara membuat butir soal
    2. Kunjungan kelas melihat bagaimana guru menga-jukan pertanyaan
    3. Diskusi dengan guru tentang penilaian hasil belajar siswa
    4. Pendampingan guru dalam menyusun butir soal

  1. Tindakan yang paling tepat dilakukan pada saat siswa mengalami kesulitan memahami pelajaran yang sedang diajarkan adalah:
    1. Mengulang kembali bahan yang diajarkan
    2. Memberikan tugas agar siswa mempelajari bahan yang belum dipahami
    3. Memberikan buku sumber untuk dipelajari siswa
    4. Membantu setiap siswa yang mengalami kesulitan

  1. Langkah pertama yang harus dilakukan guru BK dalam melaksanakan tugasnya sebagai guru pembimbing adalah;
    1. Menemukenali berbagai masalah yang dihadapi siswa
    2. Membedakan siswa yang bermasalah dengan yang tidak bermasalah
    3. Memberikan saran pemecahan masalah pada siswa
    4. Menetapkan teknik bimbingan yang paling sesuai

  1. Yang termasuk dimensi kompetensi penelitian dan pengembangan pengawas adalah:
    1. melatih guru membuat alat peraga sederhana
    2. menyusun pedoman atau modul untuk kepengawasan di sekolah
    3. melakukan penelitian tindakan kelas
    4. membuat laporan kepengawasan manajerial

Demikian gambaran soal AKG dari gurumurid.com semoga bermanfaat bagi para guru sekalian.

Rate this post

Leave a Reply

Your email address will not be published.